Pria Sejati..;)

Posted in "Food fur Soul" on December 29th, 2008 by hadorihandi

Judul yang menarik…bukan?, pastinya kita sebagai wanita…mengidamkan….dapat menemukan sosok impian…tersebut…tak dinyana sih…masing individu kan punya kriteria masing-masing.

Sekitar 4 tahun silam saat pertama aku terima dan baca email dari temen….dengan judul tersebut diatas..kayaknya pria sejati “versi” ku ya…yang kayak gini …g muluk kOq…insya Allah bukan materi yang aku cari…tapi basednya yang bener sayang dan ikhlas karena Allah…

Mau tau cerita lengkapnya..share ya;-)

PRIA SEJATI^^ (Harus Dibaca!!)
________________________________________
Based on True Story..

Dilihat dari usianya beliau sudah tidak muda lagi, usia yg sudah senja
bahkan sudah mendekati malam,pak Suyatno 58 tahun kesehariannya diisi
dengan merawat istrinya yang sakit istrinya juga sudah tua. mereka menikah
sudah lebih 32 tahun

Mereka dikarunia 4 orang anak disinilah awal cobaan menerpa,setelah
istrinya melahirkan anak ke empat tiba2 kakinya lumpuh dan tidak bisa
digerakkan itu terjadi selama 2 tahun, menginjak tahun ke tiga seluruh
tubuhnya menjadi lemah bahkan terasa tidak bertulang lidahnyapun sudah
tidak bisa digerakkan lagi.

Setiap hari pak suyatno memandikan, membersihkan kotoran, menyuapi, dan
mengangkat istrinya keatas tempat tidur. Sebelum berangkat kerja dia
letakkan istrinya didepan TV supaya istrinya tidak merasa kesepian.

Walau istrinya tidak dapat bicara tapi dia selalu melihat istrinya
tersenyum, untunglah tempat usaha pak suyatno tidak begitu jauh dari
rumahnya sehingga siang hari dia pulang untuk menyuapi istrinya makan
siang. sorenya dia pulang memandikan istrinya, mengganti pakaian dan
selepas maghrib dia temani istrinya nonton televisi sambil menceritakan
apa2 saja yg dia alami seharian.

Walaupun istrinya hanya bisa memandang tapi tidak bisa menanggapi, pak
suyatno sudah cukup senang bahkan dia selalu menggoda istrinya setiap
berangkat tidur.

Rutinitas ini dilakukan pak suyatno lebih kurang 25 tahun, dengan sabar dia
merawat istrinya bahkan sambil membesarkan ke empat buah hati mereka,
sekarang anak2 mereka sudah dewasa tinggal si bungsu yg masih kuliah.

Pada suatu hari ke empat anak suyatno berkumpul dirumah orang tua mereka
sambil menjenguk ibunya. Karena setelah anak mereka menikah sudah tinggal
dengan keluarga masing2 dan pak suyatno memutuskan ibu mereka Dia yg
merawat, yang dia inginkan hanya satu semua anaknya berhasil.

Dengan kalimat yg cukup hati2 anak yg sulung berkata ” Pak kami ingin
sekali merawat ibu, semenjak kami kecil melihat bapak merawat ibu tidak ada
sedikitpun keluhan keluar dari bibir bapak.bahkan bapak tidak ijinkan kami
menjaga ibu” .

dengan air mata berlinang anak itu melanjutkan kata2nya “sudah yg keempat
kalinya kami mengijinkan bapak menikah lagi ,kami rasa ibupun akan
mengijinkannya, kapan bapak menikmati masa tua bapak dengan berkorban
seperti ini kami sudah tidak tega melihat bapak,kami janji kami akan
merawat ibu bergantian”.

Pak suyatno menjawab hal yg sama sekali tidak diduga anak2 mereka.” Anak2ku
Jikalau hidup didunia ini hanya untuk nafsu Mungkin bapak akan menikah,
tapi ketahuilah dengan adanya ibu kalian disampingku itu sudah lebih dari
cukup, dia telah Melahirkan kalian”.. sejenak kerongkongannya tersekat,
kalian yg selalu kurindukan hadir didunia ini dengan penuh cinta yg tidak
satupun dapat menghargai dengan apapun. coba kalian tanya ibumu apakah dia
menginginkan keadaanya seperti Ini. kalian menginginkan bapak bahagia,
apakah bathin bapak bisa bahagia meninggalkan ibumu dengan keadaanya
sekarang”. kalian menginginkan bapak yg masih diberi Allah kesehatan
dirawat oleh orang lain bagaimana dengan ibumu yg masih sakit. Sejenak
meledaklah tangis anak2 pak suyatno merekapun melihat butiran2 kecil jatuh
dipelupuk mata ibu suyatno..dengan pilu ditatapnya mata suami yg sangat
dicintainya itu..

Sampailah akhirnya pak suyatno diundang oleh salah satu stasiun TV swasta
untuk menjadi nara sumber diacara islami Selepas shubuh dan merekapun
mengajukan pertanyaan kepada pak suyatno kenapa mampu bertahan selama 25
tahun merawat Istrinya yg sudah tidak bisa apa2..disaat itulah meledak
tangis beliau dengan tamu yg hadir di studio kebanyakan kaum perempuanpun
tidak sanggup menahan haru disitulah pak suyatno bercerita”.

Jika manusia didunia ini mengagungkan sebuah cinta tapi dia tidak mencintai
karena Allah semuanya akan luntur. Saya memilih istri saya menjadi
pendamping hidup saya, dan sewaktu dia sehat diapun dengan sabar merawat
saya, mencintai saya dengan hati dan bathinnya bukan dengan mata, dan dia
memberi saya 4 orang anak yg lucu2..

Sekarang dia sakit berkorban untuk saya karena Allah..dan itu merupakan
ujian bagi saya, sehatpun belum tentu saya mencari penggantinya apalagi dia
sakit,,,setiap malam saya bersujud dan menangis dan saya dapat bercerita
kepada Allah

Diatas sajadah..dan saya yakin hanya kepada Allah saya percaya untuk
menyimpan dan mendengar rahasia saya

Nb:
Alhamdulillah..dah ketemu sosok yang diidamkan insya Allah paling guantengg dan sabar..(hehehehe)

Big Smile;))

Shodaqoh

Posted in "Food fur Soul" on December 27th, 2008 by hadorihandi

Sering kita baca tentang “ajaibnya” Shodaqoh, banyak sudah orang-orang yang sudah membuktikan ajaibnya shodaqoh, biasanya yang banyak merasakannya adalah orang2 yang sedang diberi ujian, cerita tentang orang-orang yang diberi ujian, pernah saya membaca satu artikel menarik tentang ujian ini, intinya ada beberapa hal yang perlu kita ingat ketika sedang menerima cobaan:

1. Keyakinan yang kuat bahwa ujian ini datangnya atas izin Allah. Tidak ada sebuah daun yang jatuh kecuali sudah dituliskan dalam lauful mahfud, jadi tidak perlu disesalkan apa yang sudah ditakdirkan Allah, apalagi berburuk sangka pada Allah. Keyakinan ini akan menghasilkan sikap yang tawakal, percaya bahwa ada sesuatu yang baik dibalik semua ujian ini.

2. Tetap bersabar dalam menghadapi ujian yang datang darinya. Allah selalu bersama orang2 yang sabar, Jadikan ujian ini sebagai ladang amal untuk kita. Ujian ini adalah tanda sayang Allah pada kita yang akan menaikan derajat kita (kalau lulus ujiannya tentunya).

3. Instropeksi pada diri sendiri tentang hal-hal yang memunginkan turunnya ujian, dengan instropeksi kita diharapkan dapat memperbaiki semua hal yang salah dalam diri kita sehingga dapat kita ambil pelajaran dari ujian ini.

Demikian beberapa hal penting untuk kita cermati ketika mendapat ujian,  kembali ke topik awal kita tentang Shodaqoh. Banyak sudah terbukti bahwa dengan shodaqoh dapat membantu kita untuk mengatasi ujian.

Secara pribadi saya kurang sreg dengan iming2 bahwa amal shodaqoh yang kita berikan akan dibalas Allah dengan berlipat2, khawatir kalau shodaqoh yang kita berikan itu sudah melenceng niatnya, bukan lagi untuk mencari ridho Allah tapi untuk cari untung ;)

Kalau bisa disebut sebagai “saksi” kebenaran teori bahwa shodaqoh dapat membantu mengatasi masalah, kami pernah mengalami ujian yang pelik, yang mengharuskan saya untuk berhenti bekerja dan dapur harus tetap “ngebul” sementara uang santunan dari kantor kian menipis, ditengah kegalauan tersebut, uang tabungan dari kantor ternyata bisa cair tanpa harus saya urus ke kantor (kondisi tidak memungkinkan saya pergi jauh) Alhamdulillah masih bisa “napas” untuk beberapa bulan ke depan.

Saat ini masih dalam ujian yang sama,  10 bulan sudah lewat saya nganggur, Alhamdulillah karena pertolongan Allah (Insya Allah akan diceritakan kisahnya tersendiri) ujian ini berangsur-angsur menuju kearah positif, kami memutuskan untuk mulai bekerja lagi, satu lagi “keajaiban” terjadi tanpa saya sangka-sangka ada teman kerja lama nawarkan untuk menggantikannya posisinya karena dia mau pindah kerja. Wallahualam apakah ini karena amal kami, atau doa kami atau memang pertolongan Allah sehingga kami tidak terlantar. Alhamdulillah, Mudah2an dalam waktu dekat saya sudah bisa bekerja lagi, satu lagi yang tak kalah penting, doa selalu saya panjatkan smoga semua ujian ini segera berlalu.

Ya Allah,

Berikanlah ketabahan hati, kesabaran, keteguhan iman dalam menghadapi Ujian-Mu,

Ya Allah,

Jadikanlah kami orang2 yang pandai mengambil hikmah dari semua ujianmu, orang orang yang pandai bersyukur,

karuniakan keluarga menjadi keluarga sakinah, ma wadah dan wa rahmah.

Karuniakan kami anak-anak keturunan kami menjadi orang-orang yang sholeh,

Bila saatnya nanti panggil kami dalam keadaan Khusnul Khotimah…

Amin ya Robbal Alamin…

Sepenggal Kisah.."Mie Ayam Glodok..;)

Posted in Maeman alias KULINER on December 26th, 2008 by hadorihandi

Seusai hunting digicam di Glodok….kami pun cari makan siang…..ga begitu jauh dari lokasi pertokoan…yah kurang lebih 500 meter-an deh….tepat didepan Indomaret….ada 2 buah gerobak dorong …yang satu jualan ketoprak…dan yang satu lagi jualan Mie ayam…kita berdua menyebut gerobak mie ayam itu..”Gerobak hijo..” karena emang warnanya hijo…;-)

Mas dan aku memang hobbi banget….”wisata kuliner…”klo lagi ke luar kota…yang emang jadi menu wajib kita adalah cari info ..”Tempat makan yang uenak…tur murah meriah..;).”…

biasanya kita cari via internet di ayojajan ato tanya temen2 …

Ada yang sesuatu yang menarik perhatian kami…bukan tempatnya…ato gerobak sang penjual…karena semuanya….”Sederhana..

Pertama-tama kita pesan dulu 2 porsi mie ayam…abis itu kita nyempetin beli minuman ke Indomaret…setelah  kita  duduk….ga berapa lama….ditempat mas parkir motor….ada beberapa orang membawa tangga..panjang…rupanya mereka ingin pasang spanduk tepat diatas…mas parkir motor….saat itu mas sedang pegang mangkuk mie…karena tempat kami makan….”sederhana..” istilahnya “Ngemper…ya…”jadi meja pun ga ada….cuma duduk dikursi kayu panjang…..agak sulit cari tempat taruh mangkuk tersebut..serta merta tanpa babibu…”sang Engkoh penjual..”dengan sigapnya…memindahkan motor mas ke pinggir….”kita agak terpana…”loh saat itu…

Wah….selama ini kita “hunting..”makanan dari tempat yang gedongan sampe ngemper….baru kali ini ketemu penjual….yang “care sama pembelinya…”…hmmmm padahal…klo mau tau….rasa miE Ayamnya GA KALAH loe Sama Bakmi GM….Sueerrr…deh…aku dan mas …sampe “nebak2….kayaknya…mie seenak ini….mungkin seporsinya 15 ribuan kali ya….abis bener deh “Uenak banget….”!!!

dan setelah kita selesai makan…Engiiieng…mas pun dah persiapkan 30 ribu…kalo2 emang harganya segitu

ternyata …… Engkohnya bilang cuma 12 ribu aja untuk 2 porsi….Haaaaahhh%$$$$$####%%%  murah banget soalnya…suwiran ayamnya…plus masih terasa….ada rasa ginsengnya…gitu….hmmm…pokoknya uenak dan di perut itu anget……(cobain deh…;)))

Eh…dan ternyata lagi…kan motor mas….susah tuh…keluarnya karena masih terhalang…tangga panjang tersebut….mau dikeluarin dari depan pun juga susah karena terhalang bangku dan gerobak…dengan sigapnya lagi sang engkoh….mbopong kursi panjang tersebut…..dan kita pun ga kepikir…klo si Engkoh itu ngangkat kursi tersebut untuk kasih jalan buat motor mas…..belum sempat kita beberes…itu motor.. dah dikeluarin sama si Engkoh…

Subhanallah…! Mungkin ini ya cara beliau menarik konsumenya…dengan menerapkan “Konsumen adalah Raja…”.hal tersebut membuat konsumennya serta merta akan kembali lagi….karena sebenarnya dengan “Rasa dan harga yang ekonomis ajah..”dah membuat konsumen balik lagi…plus ditambah…”pelayanannya…yang seperti ini

Hmmmm…karena ga lama dari itu….kali kedua kita makan disitu…..sang penjual pun seperti sudah mengenal kita lebih baik…di sela2 kita makan…dia sempatkan bertanya…..”Mas….ada saran ga…tentang mie ayamnya…?

“Wah ga ada Koh…ini udah enak…” dengan sederhananya beliau bilang….bahwa dia masih “belajar…”

Hmmm….menarik ya…ini sekedar…pembelajaran ajah…klo….ada yang mau buka usaha makanan…..coba deh diterapin ini….”berani dengan harga ekonomis…tapi rasa “resto…bintang lima” plus pelayanan yang menurut kami dari hati ya…”Insya Allah….banyak deh konsumen yang dateng…

Hehehehe…(pembelajaran juga nih buat aku yang mau mulai usaha…doain yah..:)) dan tambahan info nih buat yang emang doyan dan gemar MIE AYAM …tempat ini RECOMMENDED!!!!!

Big Smile…;))

Semua bisa….Aku pasti juga Bisa..:)

Posted in Maeman alias KULINER on December 22nd, 2008 by hadorihandi

aqHmmmm….Dulu aku ga punya kebisaan untuk memasak…bisa sih klo cuma masak mie…ato masak nasi…plus goreng2..tapi diluar dari itu…boro2…

kedapur paling cuma ngiris2…selebihnya….soal campur mencampur..hmmm..ga tau deh gimana caranya…klo ditanya…yang mana laos…daun salam….jahe…..kunyit dan “teman2nya” i dont know;)”

Nah…pas si Mas ku pindah kerja Ke Medan….#%%#%#%#% (Pusing deh..) tau ga apa yang paling aku takutkan…..(MEMASAK…) Hehehehe…

karena klo ditanya si Mas…”Bisa masak kan..????” hehehe…dengan senyum simpul ku jawab ‘Bisa…”

ya udah….abis gitu mulailah mas…dan aku huntnig segala peralatan dapur yang simple2…

dan setelah semua tersedia…. mulailah si Mas menagih…nya….

hehehe…secara ga sadar keringat dingin keluar disekujur tubuh….(Takut ketauan niH..klo sama sekali ga Bisa masak…#%%%%%#)

Dengan segenah kEpercayaan Diri…”Okeh…hari pertama masak Sop ya….sama goreng tempe ajah….

Hahaha…dasar ga bisa masak…masakan sesimple itu ajah juga tetep bikin “Down..”

Ya udah deh…dengan Bismillah…dan tekad bulat dalam hati bahwa “AKU BISA…”

Alhamdullilah masakan pertama ku….berhasil ludes….dihabisin si Mas…katanya “Uenakkkk”

Waduh melayanglah aku…sejak saat itu sibuk deh coba2 resep baru…hunting via internet sibuk tanya ibu bersms2an sampe beli buku resep yang tuebel….hehehe…karena pemula…..pengennya semua resep dicoba….

Jadi klo kita yakin bisa…plus tekad yang kuat…plus…baca2 serta tanya2….insya Allah…PASTI BISA….

Big SmiLe :) )

"About RiHandi..:))"

Posted in Tentang Kita;) on December 22nd, 2008 by hadorihandi

Haloooooo……siapakah kita….? Pertama-tama Assalamualaikum… Keluarga kami adalah keluarga baru yang sedang diberi kasih sayang Allah melimpah …Amien Perjalanannya penuh kebahagiaan yang ga luput juga dari ujian….hmmm… semua rasa….insya Allah sudah kita cicipi…(kayak makanan ajah..;) Dari senyum sumringah sampai tangis dari lubuk hati terdalam…(termehek-mehek…) Alhamdulillah ditengah kebahagiaan dan kegalauan ini…Allah telah berkenan menitipkan seorang jagoan kecil….”cah Soleh”nya  mas dan Yuyu’.. Tulisan dibawah sekedar curahan hati….dan sedikit beberapa ilmu yang Yuyu’ ambil dari beberapa artikel…yang insya Allah disertai dengan sumber… Semoga manfaat… :) ) (BiG SmiLE) Yuyu’